Translate

Minggu, 24 Maret 2013

Kasus Kognitif pada Anak

hay hay mau sedikit berbagi aja nih dari hasil perkuliahan kognitif senin lalu, dan pembahasan kali ini berhungan dengan kasus kognitif pada anak. 


SYNDROM DOWN

Sindrom down adalah suatu kondosi keterbelakangan perkembangan fisik dan mental anak yang di akibatkan adanya abnormalitas perkembangan kromosom. kromosom ini terbentuk akibat dari kegagalan sepasang kromosom untuk saling memisahkan diri saat terjadi pembelahan. pada manusia normal kromosom yang dimiliki ada 46 (23 di turunkan dari ayah & 23 di turunkan dari ibu), akan tetapi pada individu yang menderita sindrom down, ia memiliki kromosom 47 bukan 46. kromosom 47 itu dapat terjadi karena pada kromosom 21 berjumlah tiga (trisomi) maka terjadilah kromosom 47.

CIRI CIRI PENDERITA SINDROM DOWN:

  • keterbelakangan perkembangan mental dan fisik (ciri khas)
  • tinggi badan relatif pendek
  • kepala mengecil
  • hidung datar yg hampir menyerupai orang Mongoloid 
  • wajah membulat 
  • jarak lebar antar kedua mata
  • mulut terbuka
  • terjadi kemiripan muka antar penderita satu dengan yang lainnya

Penyebab dari penderita ini karena keabnormalitas kromosom, tetapi apabila sang anak terus di latih, berada pada lingkungan yang kondusif,  tidak menutup kemungkinan sang anak bisa lebih baik psikis nya di bandingkan penderita lain.

 gambar penderita sindrom down:


prestasi anak sindrom down



anak sindrom down


Kamis, 14 Maret 2013

Perkembangan Kognitif

PIAGET
Jean Piaget merupakan seorang psikolog yang berasal dari swiss. Teorinya memberikan banyak konsep tentama psikologi perkembangan dan berpengaruh terhadap konsep kecerdasan. Teori ini membahas munculnya skema tentang bagaimana seseorang mempersepsikan lingkungannya dalam tahapan tahapan perkembangan, dan piaget juga menemukan beberapa konsep dan prinsip perkembangan kognitif pada anak yaitu:
* Anak adalah pembelajar yang aktif
*Anak mengorganisasi apa yang mereka pelajari dari pengalaman
*Anak menyesuaikan diri dengan lingkungan melalui proses asimilasi dan akomodasi.
 Asimilasi adalah penggabungan pengetahuan lama dengan pengetahuan baru. contohnya: seorang anak kecil yang sedang memegang buku gambar dan crayon, dan ia sudah diberi tahi bahwa buku gambar dan crayon di gunakan untuk menggambar. 
Akomodasi adalah penyesuaian terhadap pengetahuannya.contohnya: buku gambar dan crayon itu digunakan dengan baik.

  Untuk pengembangan teori ini piaget membagi tahap perkembangan manusia dalam 4 tahap yaitu:
  • Tahap Sensorimotor (Usia 0-2 tahun)

Bayi lahir dengan sejumlah refleks bawaan selain juga dorongan untuk mengeksplorasi dunianya.

  • Tahap Pra-Oprasional (Usia 2-7 tahun)

Anak belajar menggunakan dan merepresentasikan objek dengan gambaran dan kata-kata.

  • Tahap operasional konkrit (Usia 7-11 tahun)

Anak mempunyai ciri berupa pengunaan logika yang memadai.

  • Tahap operasional formal (Usia 11- dewasa)

Remaja sudah bisa berfikir secara abstrak, menalar, logis, dan menarik kesimpulan dari informasi yang tersedia.


Beberapa tahapan dan fungsinya menurut Vigotsky, yaitu:

VIGOTSKY



  • Sosial (eksternal, >3tahun) 
fungsi: Mengontrol prilaku orang lain
  • Egosentris (3-7 tahun)
Fase bicara eksternal-internal
Mengontrol prilaku, ekspresikan dengan keras
  •  Internal (inner, 7thn< )
Self talk
Bahasa melibatkan fungsi mental yang tinggi


 žPerkembangan Kemampuan Kognitif

 žIntelligence and ability ( kecerdasan dan kemampuan)

*Faktor genetik memegang peranan penting dalam menentukan kemampuan verbal dan spasial pada anak, bentuk spesifik perilaku manusia juga dipengaruhi oleh lingkungan di mana ia tumbuh


Development of Information Acquisition Skills 
(Pengembangan Keterampilan Akuisisi Informasi)

*Selective Attention
*Facial Attention 
*Memory ž

Higher-order Cognition (Tingkat tinggi Kognisi)

*Knowledge structure and memory
*Metaphorical thinking
*Imagery ž

Prototype Information in Children (Prototipe Informasi pada Anak)

*Menyimpan pengalaman yang sering dialami ke dalam “contoh terbaik” yang bersifat tunggal.
*Abstraksasi informasi visual dan verbal



mungkin cukup sekian, semoga  bermanfaat :")


















Sabtu, 09 Maret 2013

Jangan Stres karena Cobaan

mau cerita dikit aja nih, gue pernah baca buku judulnya itu " jangan stres karena cobaan" menurut gue sih buku itu bagus banget , kenapa bisa gue bilang banget karena dari buku itu sedikit banyak nya mengupas betapa perlunya kita mendapatkan ujian atau cobaan . pasti bingung ya kenapa perlu ? yaps perlu banget karena dengan adanya cobaan atau ujian pada saat itulah kita belajar menjadi dewasa. Terkadang ada juga loh guys orang yang hidupnya itu hanya ingin bahagia aja, dan ketika dia terkena musibah dia langsung putus asa deh atau bahkan stres kali yah . 

Imam Muhammad Al Baqir 
" jika Allah SWT mencintai seorang hamba, maka dia akan merendamya ke dalam bala dengan sungguh sungguh membanjirinya (menggenanginya)dengan cobaan sungguh sungguh .........

kata kata diatas sudah sangat jelas kan, jika kita di beri ujian atau cobaan itu tandanya sang pencipta mencintai kita (hambanya). jadi, mulai sekarang kita belajar buat menyikapi masalah dengan bersikap dewasa, positif thinking :")

oke guys mungkin cukup dulu ya :) 



Jumat, 08 Maret 2013

Sedikit Informasi ~

hay hay sedikit mau share nih tentang pertemuan ke-2 psikologi kognitif :")

Sejarah Psikologi Kognitif

Bermula hijrahnya Kurt Lewin ke Amerika Serikat yang membawa teori gestalt (teori lapangan) atau teori S-R menjadi S-O-R, yakni membahas tentang O (organisme) menjadi awal perkembangan aliran kognitif.

Pengertian psikologi kognitif sendiri yaitu kajian studi ilmiah mengenai proses proses mental atau pikiran. Proses ini meliputi bagaimana informasi diperoleh, diprestasikan dan ditransfermasikan sebagai pengetahuan. Pengetahuan itu dimunculkan kembali sebagai petunjuk dalam sikap dan perilaku manusia.

Metode

Ada beberapa metode yang digunakan dalam psikologi kognitif, yaitu:

  • Penelitian Biologis: keterkaitan antara aktivitas otak dengan perilku yang dilakukan dapat dilihat melalui alat bayangan otak yang menggunakan alat FMRI, EEG, MRI, PET,DLL.
  • Selt Report: memberikan laporan yang berkaitan dengan suatu rangsangan tertentu.
  • Waktu Reaksi: penyampian rangsangan berupa suara atau rabaan. contohnya: ketika dosen sedang menjelaskan,sang mahasiswa berintrupsi.  
  • Eksperimen Laboraturium: dilakuan pada tempat dan waktu tertentu.

Ruang Lingkup Kognitif
 
  1. Memori
  2. Bahasa
  3. Tingkah laku
  4. Emosi yang didahului persepsi oleh panca indra
Neurosains kognitif

Neurosains kognitif adalah sebuah bidang akademis yang mempelajari perkembangan pendekatan dalam psikologi kognitif yang memusatkan kajiannya pada otak.
contohnya: ilmu yang mempelajari bagaimana listrik berpengaruh pada otak.

pada pembahasan ini lebih terarah pada otak, menjelaskan otak terbagi atas hemisfer kanan dan kiri, dimana hemisfer kanan terfokus pada kreatifitas, khayal sedangkan hemisfer kiri pada angka angka, verbal, logis .

pada neurosains kogitif juga membahas tentang sistem syaraf, sistem sensori, dan sistem visual. sistem syaraf mempunyai bagian terpenting yaitu neuron, dimana neuron tersebut juga mempunyai bagian yang terdiri dari: soma, dendrit, dan akson. 


mungkin cukup sekian, semoga bermanfaat :")