hey blogger, jumpa kembali nih :)
pembahasan kali ini materi tentang tes individu, tes kelompok, dan tes minat.
Tes individual adalah tes yang diberikan perorangan yaitu tester berhadapan dengan orang yang di tes (testee), misalnya Rorschach, Stanford Binet intelligence test dan Wechsler Bellevue Intellegence Scale.
tes tes kelompok digunakan terutama dalam bidang pendidikan, pegawai negeri, industri, dan dinas militer. dalam bab tes kelompok ini pertama tama akan di bahas perbedaan antara tes kelompok dengan tes individu.
2. tes kelompok dan tes individu dalam hal kontrol atas kesulitan soal
3. dalam tes kelompok soal soal dengan isi yang sama, diatur dengan tingkat kesulitan dalam pelaksanaan tes yang diukur secara terpisah berdasarkan waktu. tetapi satu kesulitan praktis yang dihadapi jika tes dilakukan terpisah yaitu penguji yang kurang berpengalaman atau kurang cermat bisa melakukan kesalahan perhitungan waktu. kesalahan tersebut lenih mungkin terjadi pada waktu yang singkat dibandingkan waktu tes yang panjang.
2. tes kelompok memudahkan pengetesan massal karena meyederhanakan peran penguji.
3. dari segi lain, tes kelompok memberikan norma yang lebih baik dibandingkan tes individu, karena relatif mudah dan cepat pengumpulan data pada tes kelompok untuk menguji sampel representatif yang besar dalam proses standarisasi.
mempertahankan minat peserta tes. umumnya orang orang yang tidak terbiasa dengan pengetesan lebih mengalami rintangan pada tes kelompok dibansing dengan tes individu. keterbatasan lain pada tes kelompok yaitu kurangnya kelenturan pada saat setiap peserta tes
PENGETESAN SECARA ADAPTIF DAN ADMINISTRASI TES MENGGUNAKAN KOMPUTER
tes tes yang disusun secara individu
dalam upaya menggabungkan beberapan keuntungan pengetesan kelompok dan individu, beberapa pengetesan telah di jelajahi. dengan demikian minat dikembangkan pada cara penyesuaian liputan soal terhadap karakteristik jawaban peserta tes individu.dalam literatur tentang topik ini, pendekatan ini dinyatakan secara berbeda beda sebagai pengetesan yang dinamik, terprogram, terindividualisasi terjalin, terbagi dalam cabang, berurutan, dan adaptif. pengetesan secara adaptif dapat mengikuti model model prosedural yang sangat bervariasi.
pengetesan secara adaptif yang terkomputerisasi
pengetesan secara adaptif tepat digunakan dalam program program instruksional yang di lakukan secara individu. pengetesan secara adaptif komputerisasi telah secara aktif diselidiki dan dan dikembangkan dalam beberapa situasi.
KUMPULAN TES MULTILEVEL
kumpulan tes multilevel cocok digunakan di sekolah, dimana diperlukan perbandingan skor selama berapa tahun.
tes ini untuk mengetahui arah minat seseorang. diantara nya yaitu: tes kuder prefence record vocatioanal (tes kuder), rothwell miller interest blank (RMIB) dan skala minat terhadap berbagai profesi.
sumber : Anastasi Anne, Susaba Urbina (2007).Tes Psikologi. Edisi ketujuh. Jakarta: PT.Indeks
pembahasan kali ini materi tentang tes individu, tes kelompok, dan tes minat.
TES INDIVIDU
Tes individual adalah tes yang diberikan perorangan yaitu tester berhadapan dengan orang yang di tes (testee), misalnya Rorschach, Stanford Binet intelligence test dan Wechsler Bellevue Intellegence Scale.
TES KELOMPOK
tes tes kelompok digunakan terutama dalam bidang pendidikan, pegawai negeri, industri, dan dinas militer. dalam bab tes kelompok ini pertama tama akan di bahas perbedaan antara tes kelompok dengan tes individu.
- perbedaan khusus dalam rancangan tes:
2. tes kelompok dan tes individu dalam hal kontrol atas kesulitan soal
3. dalam tes kelompok soal soal dengan isi yang sama, diatur dengan tingkat kesulitan dalam pelaksanaan tes yang diukur secara terpisah berdasarkan waktu. tetapi satu kesulitan praktis yang dihadapi jika tes dilakukan terpisah yaitu penguji yang kurang berpengalaman atau kurang cermat bisa melakukan kesalahan perhitungan waktu. kesalahan tersebut lenih mungkin terjadi pada waktu yang singkat dibandingkan waktu tes yang panjang.
- keuntungan dari pengetesan kelompok:
2. tes kelompok memudahkan pengetesan massal karena meyederhanakan peran penguji.
3. dari segi lain, tes kelompok memberikan norma yang lebih baik dibandingkan tes individu, karena relatif mudah dan cepat pengumpulan data pada tes kelompok untuk menguji sampel representatif yang besar dalam proses standarisasi.
- kerugian dari pengetesan kelompok:
mempertahankan minat peserta tes. umumnya orang orang yang tidak terbiasa dengan pengetesan lebih mengalami rintangan pada tes kelompok dibansing dengan tes individu. keterbatasan lain pada tes kelompok yaitu kurangnya kelenturan pada saat setiap peserta tes
PENGETESAN SECARA ADAPTIF DAN ADMINISTRASI TES MENGGUNAKAN KOMPUTER
tes tes yang disusun secara individu
dalam upaya menggabungkan beberapan keuntungan pengetesan kelompok dan individu, beberapa pengetesan telah di jelajahi. dengan demikian minat dikembangkan pada cara penyesuaian liputan soal terhadap karakteristik jawaban peserta tes individu.dalam literatur tentang topik ini, pendekatan ini dinyatakan secara berbeda beda sebagai pengetesan yang dinamik, terprogram, terindividualisasi terjalin, terbagi dalam cabang, berurutan, dan adaptif. pengetesan secara adaptif dapat mengikuti model model prosedural yang sangat bervariasi.
pengetesan secara adaptif yang terkomputerisasi
pengetesan secara adaptif tepat digunakan dalam program program instruksional yang di lakukan secara individu. pengetesan secara adaptif komputerisasi telah secara aktif diselidiki dan dan dikembangkan dalam beberapa situasi.
KUMPULAN TES MULTILEVEL
kumpulan tes multilevel cocok digunakan di sekolah, dimana diperlukan perbandingan skor selama berapa tahun.
TES MINAT
tes ini untuk mengetahui arah minat seseorang. diantara nya yaitu: tes kuder prefence record vocatioanal (tes kuder), rothwell miller interest blank (RMIB) dan skala minat terhadap berbagai profesi.
sumber : Anastasi Anne, Susaba Urbina (2007).Tes Psikologi. Edisi ketujuh. Jakarta: PT.Indeks
Tidak ada komentar:
Posting Komentar