hey blogger, jumpa kembali nih :)
silahkan di simak!
APA ITU OBSERVASI?
istilah observasi diarahkan pada kegiatan memperhatikan secara akurat, mencatat feomena yang muncul, dan mempertimbangkan hubungan antar aspek dalam fenomena tersebut.observasi juga sebagai metode yang paling dasar dan paling tua, dikatakan dasar karena dalam setiap aktivitas psikologi ada aspek observasi.juga semua bentuk penelitian kuantitatif dan kualitatif mengandung aspek observasi, dan dapat berlangsung dalam konteks laboratorium (eksperi,emnntal)maupun dalam konteks alamiah (Banister, 1994)
OBSERVASI adalah metode pengumpulan data yang dilakukan secara sistematis dan sengaja melalui pengamatan dan pencatatan terhadap gejala objek yang diteliti . pengetian observasi secara sempit adalah pemgamatan secara langsung terhadap gejala yang diselidiki baik dalam situasi alamiah dan psikologi buatkan. pengertian observasi secara luas adalah termasuk pengamatan yang dilakukan secara tidak langsung dengan menggunakan alat bantu yang sudah dipersiapkan sebelumnya maupun yang diadakan khusus untuk keperluan tsb.
OBSERVASI dalam PSIKODIAGNOSTIKA
yakni berkaitan dengan proses penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memahami varibel psikologis untuk penegakan diagnostik psikologis. ada proses pengukuran dan penggunaan berbagai teknik untuk mampu memahami dan mendiagnosis variabel psikologis, dan juga psikodiagnostik bukan hanya milik psikologi klinis walaupun istilah diagnosis di dominasi di pdikologi klinis.
MENGAPA PERLU OBSERVASI BAGI PSIKOLOG ?
(goodwin &Driscoll dalam Bentzan, 1993)
- memungkinkan mengukur prilaku yang tidak dapat di ukur dengan alat ukur psikologis lain (banyak pada anak)
- prosedur formal ditanggapi tidak serius (tidak dapat diakukan)
- lebih tidak mengancam (pada anak anak lebih akurat)
APA SAJAKAH KEGUNAAN OBSERVASI DALAM PSIKODIAGNOSTIK ?
- keperluan assesmen awal
- menentukan kekuatan observee dan menggunakannya untuk meningkatkan hal hal yang masih lemah
- dasar merancang rencana individual
- dasar dari titk awal kemajuan klien
- mengetahui perkembangan anka pada area tertentu
- untuk memecahkan masalah yang berhubungan dengan anak
- bahan untuk memberi laporan kepada guru, orang tua, dokter, dan profesi lain
- informasi status anak/remaja di sekolah untuk keperluan BK
- informasi status klien di klinis (rumah sakit jiwa)
TUJUAN OBSERVASI
mendeskripsikan setting yang dipelajari, aktivitas aktivitas yang berlangsung, orang orang yang terlibat dalam aktivitas, dan makna kejadian yang di lihat dari perspektif mereka terlibat dalam kejadian yang diamati.
PENTINGNYA OBSERVASI, Patton (1990)
- peneliti akan mendapatkan pemahaman lebih baik tentang konteks
- eneliti lebih bersikap terbuka, berorientasi pada penemuan dan pembuktian, dan mendekati masalah secara induktif. pengaruh konsep kontekstualisasi (yang sebelumnya)
tentang topik yang diamati berkurang
- peneliti dalam melihat hal hal yang oleh partisipa kurang sadari atau partisipan kurang mampu mereflesikan pemikiran tentang pengalaman itu
- memperoleh data tentang hal hal yang tidak diungkapkan secara terbuka dengan wawancara
- mengatasi perssepsi selektif dan peneliti dapat bergerak lebih jauh
- memungkinkan peneliti merefleksi dan bersikap introspektif terhadap penelitian yang dilakukan, impresi dan prasaan pengamat menjadi bagian untuk memahami fenomena
APA SAJA YANG DIOBSERVASI ?
- berdasarkan tujuan/variabel yang menjadi target
- ekspresi verbal, non verbal, respon verba;/non verbal/prilaku terhadap stimulus, atau kmunculan indikator khusus
- level observasi dapat aspek khusus dari prilaku, individu, kelompok, dan situasi/proses
- waktu (kapan, kecepatan, durasi), lokasi, penampakan eksterior (cara berjalan, pakaian), gaya bahasa (intonasi, pilihan kata)
Webb dkk (1996) & Denzin (1970)
- exsterior physical signs: pakaian, gaya rambut, sepatu, tato, rumah, perhiasan, dll
- exspressive movement: gerakan gerakan tubuh seperti gerakan mata, wajah, postur, lengan, seyum, dahi, kerutan dahi, dll
- physical location:perhatikan proposal space dan lingkungan fisik
- language behaviour: menyilangkan kaki, dll
- time duration
*biasanya di terapkan pada kelas sosial, status, jender, dan sikap sosial
RELIABILITAS DAN VALIDITAS
- reliabilitas adalah metode reliabel , metofe yang digunakan orang lain dalam kondisi yang akan menunjukan hasil yang sama. perlu nya reliabilitas antar rater
- validitas adalah keakuratan/kepercayaan seberapa tepat metode mengukur apa yang diukur. validitas tidak instrintik, karena lebih melihat hubungan masalah yang diteliti. ex:meneliti ttg keas sosial lebih valid dengan wawancara dibandingkan dengan observasi
ETIKA OBSERVASI
- privacy subjek
- keamanan subjek
- persetujuan subjek
- perlindungan terhadap kenyamanan dan keamanan
- proses diseminasi informasi kepada para profesional dan komunitas ilmuwan
- pencegahan kecurangan dan penipuan terhadap subjek, kelompok atau masyarakat
- penggunaan oleh dirinya dan pihak lain dengan maksud negatif
pertimbangan diatas diterapkan pada 3 tahap penelitian yaitu rancangan penelitian, proses dilapangan, dan penulisan publikasi
Syarat-syarat
melakukan observasi
Agar pekerjaan observasi ini memperoleh hasil yang baik, maka
syarat-syarat di bawah ini harus dipenuhi:
1. Peneliti perlu
menguasai teknik-teknik tertentu dalam observasi
2. Peneliti pelu
bekerja seefisien mungkin
3. Peneliti perlu
melakukan observasi pada keadaan yang wajar, dalam arti bahwa dalam melakukan
observasi hendakna yang diobservasi adalah hal-hal yang sewajarnya dan ada
padanya. Hindarkan jawaban yang ektremdan mentimpang.
4. Peneliti perlu
menggunakan waktu yang cukup. Waktu yang cukup ini sangat diperlukan agar
petugas yang mengadakan observasi tidak tergesa-gesa, sehingga apa yang dilihat
dan dicatat itu adalah peristiwa yang sebenarnya
5. Peneliti harus
mampu mengumpulkan informasi yang menyeluruh. Oleh karena itu rancangan
observasi yang mataang, waktu yang cukup, dana dan daya yang memadai sangatlah
diperlukan.
Alat-alat yang diperlukan sebelum melakukan observasi
1. Buku catatan :
sering disebut sebagai field notes hendaknya berbentuk buku saku supaya mudah
menyimpannya, untuk mencatat semua peristiwa yang dianggap penting.
2. Alat memotret :
untuk mendokumentasikan kegiatan dengan gambar, atau foto, karena tidak setiap
kejadian dapat diitulis dengan daftar isian maupun pada saat wawancara
3. Peta daerah
survei : peta adalah penting dan sangat membantu peneliti untuk mengenal daerah
yang bersangkutan, dan bagi pembaca laporan penelitian maka dengan peta akan
cepat diketahui karakteristik daerah penelitian secara cepat.
4. Jadwal waktu :
dengan jadwal waktu diharapkan rencana pekerjaan dapat diatur lebih cermat
sehingga tahap demi tahap observasi dapat segera dikontrol pelaksanaannya
5. Perlatan lain
yang dianggap perlu : misalnya obat-obatan, peta daerah, kompas, alat tulis,
alat penelitian, izin penelitian, dan sebagainya.
KEUNTUNGAN DAN KELEMAHAN OBSERVASI
1. data nyata bukan perilaku yang dilaporkan
2. aman
3. mungkin untuk diulang
4. mudah diakses dan mudah dilakukan
5. mudah
6. baik sbg sumber data longitudinal
1. distorsi dari data asli, terutama sumber berupa arsip
2. pan intervening variable
3. bias dai metode tunggal
4. keterbatasan wilayah terapan
5. decountextualising
JENIS OBSERVASI
Disebut juga observasi terstruktur; ada kerangka yang memuat faktor-faktor dan ciri-ciri khusus dari setiap faktor yang diamati
•Sistematik : lebihmenekankan pada segi frekuensi dan interval waktu tertentu (misalnya setiap 10 menit)
•Hal perlu diperhatikan :
•Isi dan luas observasi lebih terbatas, sesuai rumusan khusus
•Memungkinkan respons dan peristiwa dicatat secara lebih teliti, dan mungkin dikuantifikasikan
•Dapat menggunakan one way screen
OBSERVASI PARTISIPAN
•Orang yang mengadakan observasi turut ambil bagian dalam kehidupan orang-orang yang diobservasi
•Umumnya untuk penelitian yang bersifat eksploratif. Menyelidiki perilaku individu dalam situasi sosial seperti cara hidup, hubungan sosial dalam pabrik-penjara dll
•Perlu diperhatikan :
•Materi observasi disesuaikan dengan tujuan observasi
•Waktu dan Bentuk pencatatan : segera setelah kejadian dg kata kunci. Kronologis – sistematis
•Hubungan : mencegah kecurigaan, pendekatan yang baik dan menjaga situasi tetap wajar
•Kedalaman partisipasi tergantung pada tujuan dan situasi
TINGKAT PARTISIPASI
•Partisipasi lengkap (penuh)
•Anggota penuh
•Partisipasi fungsional
•Aktivitas tertentu bergabung
•Partisipasi sebagai pengamat
Obtrusive dan unobtrusive
•Unobstrusive measures - unobstrusive methods – non reactive methods
•Metode tidak mengganggu lingkungan sosial, tidak terlibat dengan penduduk, tanpa berinteraksi dengan subjek melalui pertanyaan atau perlakuan lainnya.
•Termasuk un obtrusive methods: tulisan dan rekaman audio visual, materi budaya (objek fisik), jejak-jejak perilaku, arsip pekerjaan, pakaian atau benda lain di musium, isi dari buku-buku di perpustakaan, observasi sederhana, hardware techniques; kamera, video dll, rekaman politik dan demografi
•Obtrusive : wawancara, kuesioner, eksperimen manipulatif, tes
•“Contrived“ observation Menggunakan perangkat keras seperti kamera, tape recorders, one way mirrors dll.
•Experimental manipulation dipandang sebagai non reactive jika tidak disadari oleh subjek (Bochner, 1979) vs sisi etika observasi
OBSERVASI FORMAL DAN INFORMAL (Goodwin & Driscoll, 1980)
•Observasi formal mempunyai sifat tersruktur yang tinggi, terkontrol dan biasanya untuk penelitian
•Observasi formal perlu mengidentifikasi definisi secara hati-hati, menyusun data, melatih obsrerver dan menjaga reliabilitas antar rater, pencatatan-analisis-interpretasi menggunakan prosedur yang sophisticated.
•Observasi in formal mempunyai sifat yang lebih longgar dalam hal kontrol, elaborasi, sifat terstruktur, dan biasanya untuk perencanaan pengajaran dan pelaksanaan program harian. Lebih mudah dan lebih berpeluang untuk digunakan pada berbagai keadaan.
•Observasi informal sering disebut juga naturalistic observation (lho menopo hubunganipun kalian observasi yang non eskperimental?)
Observasi Partisipan & Observasi Unobstrusif
Observasi partisipan : peneliti berinteraksi dengan subjek yang dipelajari dan melakukan observasi dalam interaksi tersebut, dan biasanya sebagai bagian dari proses wawancara dan menggunakan informan
Observasi dengan observer yang tidak menampakan diri (penyembunyian diri) dan memisahkan diri dari yang diobservasi
STRATEGI OBSEVASI
1. Narrative types : pengumpulan data oleh observer apa adanya sesuai dengan kejadian dan urutan kejadiannya aasebagaimana yang terjadi pada situasi nyata
2. checklist notations : observer menyusun struktur observasi dengan meilih dan mendefinisikan prilaku sebelum observasi dilaksanakan sehingga ketika observasi tinggal memberik tanda cek
3. rating scale : observer membuat interpretasi terhadap apa yang diamati dan informasi direkam dengan sbg refleksi dari penilaian observer
Checklist Notation
Diary descriptions :
Pengamatan (pencatatan) perubahan-perubahan pada perkembangan perilaku secara umum atau perilaku spesifik sesuai tujuan observasi seperti perkembangan bahasa dll. Membutuhkan waktu yang panjang dan frekuensi kontak yang banyak
Specimen descriptions (desriftif naratif, running records)
Pengamatan yang detail dan lengkap, intensif dan kontinyu dengan pencatatan naratif sekuensial terhadap episode tunggal dari perilaku dan keadaan lingkungannya.
•Time sampling
Pengamatan seperti specimen descriptions terhadap perilaku tertentu (sesuai tujuan observasi) pada interval waktu tertentu yang telah ditentukan (biasanya frekuensi kejadian perilaku)
•Event sampling
Pengamatan yang berfokus pada pencatatan kejadian perilaku-perilaku penting yang diamati pada situasi tertentu
•Field unit analysis
Ada kesamaannya dengan specimen records, tapi metode ini mengkaitkan perilaku-perilaku yang terjadi pada pengamatan ke dalam unit-unit perilaku yang sudah disusun dan menyediakan fasilitas on the spot coding
CHECKLIST
Observer menyusun struktur observasi dengan memilih dan mendefinisikan perilaku sebelum observasi dilaksanakan sehingga ketika observasi tinggal memberi tanda cek
•Melihat kehadiran perilaku yang dianggap penting
•Tidak memberikan informasi tentang frekuensi, durasi, dan kualitas perilaku
•Digunakan pada time sampling, event sampling
Keunggulan
•Strategi yang sederhana dan relatif mudah
•Merekam dengan cepat dan efisien, kebutuhan energi observer minimum
•Ketrampilan yang dibutuhkan dari observer relatif lebih sederhana
•Seteleh dilakukan check terhadap perilaku dapat ditambahkan catatan tertentu
•Mudah diolah dalam lembar komputasi (dan proses kuantifikasi)
Kelemahan
•Informasi terlalu sedikit
•Informasi kurang mendalam
•Tidak ada informasi tentang bagaimana (kualitas, durasi, frekwensi)
mungkin cukup sampai disini, YUK TERUS MENCARI TAHU :)
sumber :
Slide Share ( Psikodiagnostik II) Mas Setta
http://www.scribd.com/doc/51143194/PSIKODIAKNOSTIKII
http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2166066-observasi-atau-pengamatan/