Translate

Senin, 15 April 2013

Analisis Jurnal Psikologi Kognitif

Judul jurnal: forgetting and learning potentiation: dual consequence of between session delays in cognitive skill learning

Disusun oleh: Richard Thimothy C (Universitas California,San Diego)



       jurnal ini membahas tentang lupa dan potensiasi belajar, konsekuensi penundaan   dalam kemampuan kognitif . secara metode penelitiannya yaitu = Data dari lima multisesi kemampuan kognitif yang dianalisis, semua tugas (dengan pengecualiaan data set 3)  dapat dikarakter istikkan membutuhkan pengulangan maupun percobaan. Untuk semua tugas diluangkan waktu 2 hari  kecuali sebaliknya. Eksperimen 1 dari Rickard dan Bourn  (1996) yang terdiri dari 24 subjek dan 3 sesi, yang terdiri atas 30 latihan. Beberapa rintangan mempresentasikan 8 perkalian (misalnya 4x7=?) dan pembagian (misalnya 54:9=?). Masalah yang sama mempresentasikan persilangan 90 rintangan.  Dari semua percobaan yang dijelaskan subjek memulai beberapa rintangan baru pada percobaan ketika mereka telah siap untuk berproses. Lebih mendekatkan pada tugas, subjek mengalami kemajuan pada rintangan berikutnya dengan beberapa atau tanpa penundaan. Eksperimen menggunakan kata kunci pada komputer.



Cara lain untuk mengevaluasi item-tingkat pemanasan rekening perlambatan RT awal adalah untuk menentukan apakah tingkat pembelajaran di luar beberapa blok pertama dari setiap sesi konsisten dengan apa yang diharapkan oleh ekstrapolasi cocok untuk sesi sebelumnya, bawah asumsi pembelajaran pasif (konsolidasi) di antara sesi.

menurut hasil dan diskusi : 4 subjek data pada set 1 dan 4 subjek data pada set 5 kecenderungan waktu berespons lebih lama pada sesi 2. Tidak ada subjek yang menunjukkan trend ini, subjek tersebut menganggap telah menjadi tertarik atau tidak kooperatif dan data mereka keluarkan sebelum analisis jelaskan di bawah. Akurasi adalah umumnya tinggi di seluruh sesi latihan untuk data set 1 sampai 4 (>95%). Untuk data set 5, tingkat akurasi sangat rendah  dan dibawah 50% untuk 11 rintangan pertama kedalam kurva, meskipun data rintangan yang ada kemudian tidak dimasukkan ke dalam waktu merespons dan tidak dimasukkan ke grafik untuk surat keterangan.

Percobaan dalam waktu merespons untuk pertamakalinya di transformasikan, kemudian dirata-ratakan item untuk beberapa subjek dan kemudian untuk subjek yang berlebih ( mengeluarkan dari analisis dengan nomor kecil pada waktu merespons kurang dari 200. Titik ekstrim inspeksi dari distribusi).
3 parameter kekuatan fungsi ( RT=a+b×block).calon terbaik untuk membagi rata-rata waktu merespons lebih kecil dari sesi latihan yang berdasar penelitian. ( misalnya Newell & Rosenbloom,1981), kemudian menjadikan anti log rata-tara waktu berespons, memisahkan beberapa sesi ( kecuali untuk sesi terakhir pada data set).
Cara paling mudah untuk contoh seperti belajar akan menganggap bahwa ada efektif ekstra “blok latihan mental” antara sesi, terjadi di luar kesadaran dan mungkin saat tidur. (e.g. Sejnowski&Desetexhe, 2000) agar sesuai ide ini quntitatively, kisaran nilai dari blok praktik yang paling cocok sesi dapat ditemukan, menggunakan nilai parammeter untuk fungsi fit listrik ke sesi melanjutkan. mempertimbangkan misalnya data sesi aritmatika 1 di panel A dari :
Gambar 2. parameter listrik fungsi terbaik pas memiliki nilai
a: 629,
b: 1.182, dan
c: .34.

menggunakan nilai parameter ini, fungsi 629 + 1,182 x (blok +x) dapat dipasang ke sesi 2 itu kumpulan data, di mana blok adalah blok praktek yang sebenarnya sedang dipasang (31-60 dalam kasus ini) dan x adalah parameter bebas mengindeks jumlah hipotesis blok latihan mental antara sesi. dalam cocok, tiga blok pertama dari setiap sesi dipasang dipindahkan untuk meminimalkan kemungkinan bahwa salah satu percepatan dalam data yang dipasang tercermin pemanasan efek. Parameter fungsi daya untuk cocok untuk sesi segera melanjutkan digunakan. residual ini cocok untuk sesi 2 dan seterusnya dari semua lima set data yang ada.

 Jika, bagaimanapun, perbandingan melibatkan rata-rata besar data, seperti dalam banyak literatur konsolidasi (e.g., Ammons, 1950), efek potensiasi kemudian belajar dapat mendominasi keuntungan kinerja akan keliru disimpulkan. Ini model dual-faktor yang juga memungkinkan untuk kemungkinan bahwa melupakan akan memiliki dampak yang kuat dalam beberapa tugas dan desain, sedangkan pembelajaran potensiasi mungkin memiliki dampak yang lebih kuat di lain keadaan, meskipun model meninggalkan terbuka mengapa yang akan terjadi.


terim kasih :)

Minggu, 14 April 2013

COLOUR PSYCHOLOGY

pembahasan colour psychology ini pertemuan terakhir sebelum uts.

warna merupakan sebuah keindahan, karena dengan adanya warna lebih bermakna. iru warna menurut gue, apakah warna menurut kalian ?

sebenernya kalo kita berbicara tentang warna , apa sajakah warna dasar itu ?

warna dasar =  merah, kuning, dan biru.

warna sekunder atau warna kedua = hijau, orange, dan ungu

dibawah ini ada gambar pengaruh warna pada psikis seseorang 




keterangan:

* hijau: simbol kekayaan , keseimbangan
* kuning: simbol keceriaan , kepercayaan diri
* orange: simbol warna yang berseri dan dinamis
* biru: simbol kedamaian, kebijakan , perlindungan , ketenangan 
merah: simbol kekuatan, keberanian, kesan energi


nah ada juga beberapa warna yang bisa meningkatkan gairah loh yaitu merah, kuning, orange. sedangkan warna yang menurunkan gairah yaitu ungu , hijau, biru .

mungkin cukup sampai disini , semoga bermanfaat :')

ohh iya kalo mau lebih lengkap lagi buka aja website ini 


bye see next time :")



HUMAN INFORMATION PROCESSING

Human information processing (HIP) adalah suatu proses bagaimna manusia menerima, mengatur, mengintegrasikan  informasi.

pada HIP terdapat bebrapa fungsi, yakni:

1. Encoding 

proses memasukan informasi kedalam memori.

proses pengubahan informasi ini dapat terjadi dengan dua cara yaitu: 1.) tidak sengaja : apabial hal hal yang diterima oleh indranya dimasukkan dengan tidak sengaja ke dalam ingatannya. ex: ia merasa bahwa akan mendapatkan apa yang ia inginkan jika ia nangis di depan ibu nya. 2.) sengaja: bila individu sengaja memasukkan pengalaman dan pengetahuan kedalam ingtaannya. ex: kita sbg mahasiswa sengaja memasukkan segala hal yang kita pelajari.

2. Storage 
proses penyimpanan informasi terhapap apa yang telah di proses dalam encoding.

3. Retrieval
menimbulkan kembali apa yang sudah ada di ingatan. 

contoh konkrit dari proses encong, storage, dan retrieval ini dapat kita jumpai dalam kehidupan sehari hari . misalnya ketika sedang perjalanan ke kampus , di tengah jalan kita elihat anak kecil yang ditabrak sebuah angkot (melihat peristiwa tsb diterima oleh persepsi dan dibut kode , dl hal ini terjadi proses encoding) , kemudian kita menyimpannya dalam otak ( ankot warna apa , jurusan mana , dlm halini berlangsung proses storage) sebagai saksi mata akhirnya anda dimintai keterangan oleh polisi, kemudian kita menceritakan apa yang terjadi sesuai informasi yang di simpan dalam otak (proes retrieval). 

MACAM MACAM MEMORI:

1. Memori sensoris
yakni lebih mengandalkan pada pengindraan. 

2. Memori jangka pendek 
sistem memori berkapasitas terbatas, dimana informasi di pertahankan hanya sekitar 30 detik. kecusli, informasi itu di ulang atau di preses lebih lanjut maka ingatan akan bertambah waktu.

3. Memori jangka panjang 
memori yang menyimpan banyak informasi selam apriode waktu yang lama dan relatif permanen.

setelah membahas tentang HIP , kita akan membahas kuis yang di berikan oleh mas Seta 

1. mengapa persepsi orang itu cenderung berbeda beda, tetapi sensasi orang itu sama ?
*jawab: sensasi bisa sama karena setiap orang mempunya alat indra dan fungsi yang sama .sedangkan pada sensasi berbeda karena seseorang masing masing menginterpretasikan informasi yang ditangkap oleh alat indra nya tsb. 

2. apakah umur mempengaruhi persepsi?
*jawab: ya, karena dengan beda nya umur berbeda juga pengalaman yang di miliki masing masing individu. selain umur lingkungan dan alat indra yang kurang baik juga berpengaruh , seperti penderita minus .

3. apakah fenomena lupa itu?
*jawab: karena jarangnya mengulang informasi yang sudah tersimpan didalam otak. 

4. apakah kesadaran itu?
*jawab: kesiagaan seseorang terhadap peristiwa peristiwa di lingkungannya, serta peristiwa peristiwa kognitif  yang meliputi memori, pikiran, perasaan, dan sensasi sensasi fisik. 

ex: ketika teman saya mencubit , dan saya merasakan sakit lalu berteriak.


 


Sabtu, 13 April 2013

MEMORI

Review pembahasan tentang memori 

memori ? 

Memori adalah elemem pokok dalam sebagian besar proses kognitif. Berbicara tentang memori pasti berhubungan dengan memori jangka pendek dan memori jangka panjang. Apakah itu ?

Memori Jangka Pendek (Short Term Memory/STM)
adalah penyimpanan data atau informasi yang hanya sementara dan tidak bertahan lama . jika berbicara kapasitas STM, dalam buku kognitif (Solso,dkk) Lloyd dan Margaret adalah para peneliti yang mempelajari durasi STM, namun Millerlah yang memepelajaru kapasitas STM. Miller menimpulkan bahwa STM memuat tujuh item/unit.

Sedangkan Memori Jangka Panjang (Long Term Memory/LTM)
adalah penyimpanan data atau informasi , mengatur dan waktu relatif lama/permanen, dan kitajuga bisa me recall kembali informasi tersebut.jika pada STM mempunyai kapasitas 7 item , pada LTM ini sulit untuk dipastikan , karen begitu banyaknya informasi yang tersimapn dalam LTM.

Memori jangka panjang

  • Eksplisit 
  1. sematik (fakta)
  2. episodik (peristiwa)
  • Implisit
  1. prosedure
  2. priming
  3. condisioning classical dan operan
  4. pembelajaran non asosiatif 
setelah membahas STM dan LTM , pasti kalian pernah denger dong kata kata " DE JAVU" . de javu itu sebenarnya terjadi sedikit kesalahan pada otak yakni informasi yang baru di ketahui seharusya di taruh pada STM, tapi karena ada sedikit masalah se jadi di taruh di LTM dan itulah yang seolah seolah kita mengalami sesuatu yang kita rasa pernah kita rasakan sebelumnya (de javu).

oke guys mungkin segini dulu , semoga bermanfaat yaaa :')






Senin, 08 April 2013

PERSEPSI DAN ATENSI

Apakah persepsi dan atensi itu ?

Mari kita ketahui lebih lanjut :)

PERSEPSI 

Menurut Solso,dkk (2007:75) persepsi adalah melibatkan kognisi tingkat tinggi dalam menginterpretasikan hal hal yang terjadi pada indra kita.

Menurut Feldman (2012:119) persepsi adalah proses penyortiran, interpretasi, analisis, dan integrasi dari stimulus oleh organ indra dan otak.

dari dua pengertian diatas kita bisa gabungkan bahwa persepsi adalalah proses penyortiran, analisis, menginterpretasikan hal hal yang terjadi pada indra, dan integrasi dari stimulus oleh organ indra dan otak. sebenarnya apabila kita membicarakan tentang persepsi pasti ada hubungannya dengan sensasi. Sensasi adalah sesuatu yang di tangkap oleh organ panca indra. setelah di tangkap oleh panca indra barulah kognisi, serta stimulus mempersepsikan bahwa sesuatu itu apa ? sebagai contoh: seseorang yang mendengaran suara sirine ambulans(sensasi) kemudian ia menganggap bahwa suara sirine itu suara mobil yang sedang membawa jenazah(persepsi).

ada 2 faktor yang mempengaruhi persepsi, yakni faktor internal dan faktor eksternal 

faktor internal yang berasal dari diri individu itu sendiri, terdiri dari :
  1. fisiologis
  2. minat
  3. perhatian
  4. kebutuhan yang searah 
  5. pengalaman dan ingatan
  6. suasana hati 
faktor eksternal yakni karakteristik dari lingkungan dan objek objek yang terlibat didalam nya, terdiri dari :
  1. warna dari objek objek 
  2. ukuran dan penempatan dari objek atau stimulus
  3. keunikan dan kekontrasan stimulus
  4. imensitas dan kekuatan dari stimulus 
  5. gerakan 
beberapa gambar tentang persepsi


menurut kalian gambar apakah ini ?

apakah ini ?

ATENSI 

Atensi adalah pemusatan upaya mental pada kejadian kejadian sensorik atau kejadian kejadian mental.

penelitian tentang atensi meliputi lima aspek utama:
  1. kapasitas pemprosesan dan selektivitas
  2. kendali terhadap atensi
  3. pemprosesan otomatis
  4. pandangan neurosains terhadap atensi
  5. kesadaran

ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder)

adalah gangguan yang terjadi pada masa kanak kanak, dan dapat dianalisa langsung oleh perkembangan ahli kognitif. Gangguan ini berdampak pada cara anak berfikir, bertindak dan merasa. Gangguan perkembangan ditandai dengan kekurangmampuan anak untuk memusatkan perhatian pada tingkat mal adaptif, aktivitas yang berlebihan, dan impulsivitas.

Tipe ADHD
membedakan tiga jenis gejala, yaitu:


  1. kurangnya perhatian (attention)
mereka tidak mendengarkan orang lain, mungkin tidak mengerjakan tugas, mungkin tidak mendengarkam interupsi guru, karena memang pada penderita ADHD sulit untuk fokus, bukan tidak ingin fokus tapi memang mereka sulit untuk fokus, untuk itu guru dan orang tua harus extra membantu sang anak.

     2. Hiperaktivitas
biasanya sang anak susah untuk duduk tenang dalam jangka waktu yang cukup lama, gelisah, dan tampoat bergegas.

     3. Impulsivitas
suka menjawab pertanyaan, walau pertanyaan itu belum selesai di sampaikan. 


semoga bermanfaat :") 



sumber:
Solso,dkk. 2012. Psikologi Kognitif .edisi 8 . Jakarta: erlangga.


Selasa, 02 April 2013

Gangguan Bicara dan Bahasa pada Anak

proses fisiologis bicara

Bicara adalah kemampuan untuk berkomunikasi dengan bahasa oral(mulut) membutuhkan kombinasi yang serasi dari sistem neuromuskular untuk mengeluarkan fonasi dan artikulasi suara. Proses bicara juga melibatkan beberapa sistem dan fungsi tubuh seperti sistem pernafasan, pusat khusus pengatur bicara di otak dalam korteks selebri, pusat respirasi di dalam batang otak, struktur artikulasi, resonansi dari mulut, serta rongga mulut. 

Proses Terjadinya Bicara:
1. Proses Sensoris
yakni meliputi sistem pendengaran, sisrtem penglihatan, dan sistem raba. semua sistem tersebut berfungsi untuk memahami apa yang didengar, dilihat, dan dirasa.

2. Proses Motoris
yakni mengatur laring(laring berfungsi untuk mengeluarkan suara), alat alat untuk artikulasi, dan tindakan artikulasi.

tiga pusat yang mengatur mekanisme berbahasa

dua pusat bersifat reseptif, dan satu lainnya bersifat ekspresif. kedua pusat yang bersifat reseptif tersebut adalah area 41 dan area 42 biasanya disebut area wernick yang berkaitan dengan bahasa lisan(verbal), sedangkan area broca adalah pusat bahasa ekspresif, pusat pusat bahasa tsb satu sama lain saling berhubungn melalui serabut asosiasi. pada area broca berperan pada proses bahasa, kemampuan dan pemahaman berbicara.


gambar area broca & area wernick


Penyebab Keterlambatan BIcara terbanyak diantaranya 
1. retardasimental
kurangnya kepandaian seorang anak dibandingkan dengan anak lain seusanya.

2. gangguan pendengaran
ada beberapa penyebab terjadinya gangguan yakni karena infeksi, trauma atau kelainan bawaan. 

3. kelainanan organ bicara
keainan ini seperti bentuk lidah pendek, kelaianan bentuk gigi dan mandibula, bibir sumbing, dan kelaianan laring.

4. kelainan genetik atau kromosom
gangguan kelainan genetik yang menurun dari orangtua.

5. autis

6. multism selektif
biasanya terlihat pada anaka umur 3-5 tahun, yang tidak mau bicarapada keadaan tertentu.

7. afasia reseptif

8. depriasi lingkungan
pada keadaan ini anak tidak mendapatkan rangsangan yang cukup dari lingkungannya.



nb: jika pada anak usia 5 tahun belum juga bisa berbicara orang tua perlu khawatir, karena anak umur 5 tahun wajar nya sudah bisa berbicara, dan untuk antisipasi sebagai orang tua harus rajin mengajak berbicara anaknya agak anak bertambah kosa kata dan lancar dalam berkomunikasi.

sumber gambar: http://id.wikipedia.org/wiki/Area_Broca
sumber: http://childspeechclinic.wordpress.com/